Sentuhan?
Ya, sentuhan!
Hasil penelitian selama 30 tahun terhadap ribuan pasangan suami-istri yang dianggap harmonis pernikahannya menyatakan bahwa sentuhan yang penuh kasih sayang merupakan faktor penting dalam menjaga keharmonisan rumah tangga., faktor ini sedemikian pentingnya hingga mengalahkan faktor seks yang ‘hanya’ mendapatkan nilai 6 (skala 1-10).
Salah seorang suami yang diwawancara mengatakan bahwa apabila ia berjalan melewati istrinya di dalam rumah seratus kali, maka ia akan menyentuhnya seratus kali juga.
Ketika kita menyentuh pasangan kita dengan sayang, kita memberikan sinyal bahwa kehadirannya diakui dan pada saat yang bersamaan kita mengkomunikasikan perasaan kita padanya. Ini salah satu kebiasaan para pasangan yang berbahagia dalam pernikahan, mereka banyak melakukan sentuhan mesra satu sama lain, dan sebenarnya kegiatan hubungan seksual merupakan salah satu dari bentuk sentuhan.
Kadang penekanan gairah pernikahan melalui seks terlalu banyak ditekankan dalam media – baik itu film, majalah atau musik, seolah-olah apabila suatu pasangan tidak mempunyai kehidupan seks yang menggairahkan maka itu tanda ada sesuatu yang salah dalam hubungan mereka. Tapi, sebenarnya pernikahan dapat menjadi hambar dan bahkan retak oleh berbagai alasan, tidak hanya berasal dari satu sumber. Penelitian ini juga membuktikan bahwa pernikahan yang sukses dan bertahan lama tidak semata-mata dibangun atas dasar kehidupan seks yang hebat.
Tentu setiap orang mempunyai gaya sentuhannya masing-masing dan yang penting adalah hubungan yang terjalin dari sentuhan itu, sentuhan yang tidak dilakukan secara serampangan dan tidak dari hati juga tidak akan memberikan efek yang diharapkan. It’s that human connection that wins the day!
Sumber : http://www.huffingtonpost.com/2013/11/16/sex-how-important-is-it_n_4275969.html
No comments:
Post a Comment