Kualitas cinta seseorang sesungguhnya bukan sekadar diukur dari sejauh mana ia berkorban membelikan orang yang dicintainya sesuatu, bukan sesimpel dari semua foto romantis yang dipajang di sosial media ataupun telah berapa lama pasangan itu telah bersama berbagi cerita.
Cinta yang sejati akan diuji justru pada saat pasangan mengalami masa-masa yang sulit, bisa berupa kesempitan ekonomi yang ditanggung bersama dengan kompak, saling memaafkan yang tak terhitung jumlahnya saat masing-masing merasa tersakiti baik oleh perilaku atau lisannya dan beragam tantangan hidup yang dihadapi dengan bahu membahu.
Maka, jika kita ingin melihat sedalam apa cinta si dia, lihatlah responnya saat kita berbuat salah atau pada saat menghadapi kesulitan bersama. And that is more than just flowers and gifts in the whole world!
No comments:
Post a Comment